Perjuangan Anak Gaza Membangun Mimpi Kembali

Spirit of Aqsa | Gaza (28/11) – Menyaksikan tiga kali bombardir agresi Israel berdarah yang menewaskan keluarga-keluarga tercinta, bukanlah hal mudah untuk dilupakan bagi anak-anak umur belasan saat ini di Gaza. Trauma kehilangan rumah, taman bermain, bahkan keluarga adalah derita yang dalam membekas.

Diantaranya seorang gadis kecil Gaza bernama Waid Yasin. Ia dan keluarganya adalah rakyat Palestina yang terusir dari tanah mereka hingga harus mengungsi ke Gaza. Selama 11 tahun, Waid harus menyaksikan tiga kali agresi serangan udara Israel yang mencekam dan merenggut ribuan nyawa.

Waid setiap harinya harus menyadari bahwa setiap potong makanan atau pakaian harus bisa saling berbagi dengan 9 saudara kandungnya yang lain. Belum lagi bila berbicara pendidikan yang menjadi hak setiap anak, harapan untuk mendapatkan yang layak begitu redup.

Bahkan untuk sekedar membangun mimpi, Waid dan anak-anak di Gaza umumnya harus menghadapi kenyataan ekonomi dan sosial yang tidak mendukung. Mereka tak ingat lagi kapan terakhir para ayah mendapatkan upah kerjaj mereka. (middleeasteye)

==
Hangatkan para Keluarga Syuhada ini dari Musim Dingin mematikan.
Selengkapnya kunjungi kami di chat WA, klik; bit.ly/hangatkankeluargasyuhada

Comments

comments