Jutaan Anak Suriah Kehilangan Hak Dasar Masa Kecil Mereka

Spirit of Aqsa | Idlib (19/11) – Menurut lembaga Hak Pengungsi di Suriah, ada jutaan anak-anak di tengah konflik Penderitaan Suriah yang kehilangan hak kebutuhan dasar mereka. Utamanya pendidikan, kesehatan, perlindungan dari kekerasan dan sebagainya.

Anak-anak yang merupakan korban utama yang merasakan dampak penderitaan akibat konflik ini, tidak pernah berhasil diperjuangkan hak-hak mereka dengan sepantasnya.

Menurut laporan UNICEF, september 2017, 8 dari 10 anak-anak Suriah adalah mereka yang lahir dalam perang.

“Ayahku ditangkap oleh rezim Bashar Assad sejak 6 tahun lalu. Sampai hari ini kami tidak pernah mendengar kabar apapun darinya.” ungkap Muhammad Umar, seorang anak yang hidup di Kamp Pengungsian di Idlib Suriah.

“Aku sungguh sangat mengharapkan punya rumah untuk menggantikan tenda-tenda tempat kami hidup sekarang. Aku ingin sekali punya taman untuk bermain bersama adik-kakakku, ada rumah sakit untuk berobat saat kami sakit. Aku hanya ingin hidup normal seperti anak-anak lainnya di dunia” lanjut Umar sedih.

Anak suriah lainnya, Amal Ghafir, yang kehilangan kaki kirinya karena terkena ledakan bom saat sedang jalan-jalan bersama keluarganya. Saat ini Amal Ghafir jalan dengan satu kaki buatan. Ia mengungkap, saat ditanya terkait hari anak sedunia (hari ini, 20/11);

“Aku hanya berharap tak ada lagi anak-anak yang menangis atau merasakan kesedihan” (anadolu)

Comments

comments