Hidayat Nur Wahid: Jangan Mau di DO dari Barisan Perjuangan Umat Islam

JAKARTA (SoA)- Menyoal perjuangan pembebasan Baitul MaqdisWakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid mengingatkan agar kita jangan sampai di Do dari kaum muslimin. Hal ini disampaikan dalam acara Silaturrahim Nasional Ulama dan Aktivis Pejuang Baitul Maqdis di Hotel Bidakara, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (3/3/18).

Menurut Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu, siapa yang tidak peduli dengan kondisi Al Aqsa maka dia bisa saja di do dari umat Islam.

Kita tidak ingin di do dari umat Islam. Kita sebagai muslim mengetahui hadis Yanng mengatakan bahwa, Barang siapa yang tidak peduli dengan urusan kaum muslimin, maka dia bukan golongan mereka‘.” Ungkapnya.

Rencana pemindahan Kedutaan Besar Amerika Serikat dari Tel Aviv ke Yerusalem yang awalnya pada tahun 2019 dimajukan ke pertengahan Mei 2018 menuntut keseriusan dari semua Elemen umat Islam.

Sehingga, menurut Hidayat, acara Silaturahmi Nasional Ulama dan aktivis Pejuang Baitul Maqdis sangat penting dan akan menjadi monumental “mengingat beberapa hari lagi Amerika akan memindahkan Kedutaan Besarnya.” Jelasnya.

Dalam sebuah negara, ibukota adalah tempat yang paling strategis dan menentukan karena disanalah pusat militer, keuangan, dan lain sebagainya.

“Israel tidak menganggap Jerusalem itu ada timur dan barat, hanya satu yaitu Jerusalem. Ketika mereka berkuasa tentu saja proyek Haikal Sulaiman akan dibangun, dan Al Aqsa akan dimusnahkan. Dalam ideologi mereka masjid Al Aqsa itu tidak ada”, terang Hidayat.

“Makanya kenapa kita harus membela Baitul Maqdis? Karena Kami tidak rela Baitul Maqdis dihancurkan sebab di sana ada Gaza dan Baitul maqdis, kiblat pertama umat Islam”. Sambungnya.

Sebagaimana yang termaktub dalam pembukaan UUD 45 bahwa, “Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan diatas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan.”

“Kita punya pijakan sejarah yang kokoh dan kuat dan kita punya pijakan konstitusional yang kuat, maka jangan takut untuk memperjuangkan kemerdekaan Baitul Maqdis”. Tutup Hidayat Nur Wahid ketika membuka dengan resmi acara silaturrahim Nasional Ulama dan Aktivis Pejuang Baitul Maqdis.

*MN

Comments

comments