Pemerintah Kota Oslo Boikot Produk dari Permukiman Ilegal Israel

Spirit of Aqsa|Oslo – Pemerintah Kota Oslo telah bergabung bersama lima kota lain di Norwegia untuk memboikot barang-barang yang berasal dari permukiman-permukiman ilegal Israel yang dibangun di tanah Palestina, tepatnya di Tepi Barat dan al-Quds. Ini merupakan sebuah langkah bersejarah yang diambil oleh dewan kota Oslso.

Larangan ini berlaku bagi barang-barang yang berasal dari permukiman-peermukiman ilegal Israel yang dibangun di wilayah Palestina yang diduduki penjajah Israel. Larangan ini adalah bagian dari program yang baru diadopsi untuk tahun 2009-2023, yang disetujui oleh Dewan Kota Oslo yang baru terpilih, yang dipimpin oleh kaum Sosialis Kiri, Partai Buruh dan Partai Hijau.

Pakar independen PBB tentang hak asasi manusia di wilayah Palestina, Michael Link, menyerukan untuk melakukan larangan secara internasional terhadap semua produk dari permukiman-permukiman ilegal Israel yang dibangun di wilayah pendudukan Palestina, sebagai langkah untuk mengakhiri pendudukan ilegal di Palestina.

Dalam program barunya, Dewan Kota Oslo berjanji untuk menyelidiki ruang lingkup peraturan pengadaan daftar barang agar tidak terjadi sirkulasi barang dan jasa yang diproduksi di wilayah pendudukan karena itu merupakan pelanggaran hukum internasional yang dilakukan oleh perusahaan-perusahaan yang beroperasi atas izin dari otorisasi pendudukan (Israel). Dewan Kota Oslo menegaskan, larangan yang diberlakukan terhadap produk dan jasa dari permukiman ini tidak membedakan antara perusahaan-perusahaan Israel dan internasional yang beroperasi di permukiman-permukiman ilegal Israel di wilayah Palestina yang diduduki penjajah Israel.

“Rakyat Palestina, yang harus berurusan dengan pendudukan ilegal atas tanah mereka setiap hari, pantas untuk mendapat perhatian dan dukungan internasional. Ini adalah tanggung jawab global bersama untuk membantu dalam menjamin dan memastikan bahwa hak asasi manusia dan hukum internasional tidak dilanggar,” kata pemimpin Partai Sosialis Oslo.

Dia menambahkan, “Saya bangga bahwa Dewan Kota Oslo sekarang mengambil langkah-langkah untuk melarang barang dan jasa yang dibeli oleh kota Oslo dari negara pendudukan ilegal di Palestina atau wilayah lainnya.”

Share:

Comments

comments