Krisis Air Bersih Berkepanjangan, 99% Air di Gaza Tak Layak di Konsumsi

Spirit of Aqsa – Gaza | Penjajah zionis Israel memblokade Jalur Gaza dari darat, laut dan udara sejak tahun 2006 dan melarang masuknya bahan-bahan dasar seperti bahan bakar, obat-obatan dan bahan bangunan ke Gaza.

Sejumlah masalah dan krisis kemanusiaan terjadi, mulai dari krisis ekonomi, krisis listrik, dan yang paling parah adalah krisis air bersih.

Lebih dari 90% dari ketersediaan air bersih di Jalur Gaza, tidak layak dikonsumsi atau diminum karena sudah terkontaminasi zat beracun yang dikenal dengan zat nitrat.

Badan kemanusiaan dunia WHO telah merilis berita dari hasil riset terkait kandungan air di Gaza tak layak dikonsumsi, akibat terkontaminasi zat kimia berbahaya bagi kesehatan manusia.

Karena itu, setiap masyarakat Gaza jika ingin mendapatkan air bersih, air layak dikonsumsi adalah mereka harus membelinya dari depot atau pusat pengolahan secara filterisasi proses melalui laboratorium, ini pun tentu tidak semua warga Gaza mampu membelinya, karena dari 2 juta jiwa penduduk Gaza 1,5 juta masih berada dibawah garis kemiskinan.

Sementara itu Kepala Otoritas air Gaza Yasser Al-Shanti, menekankan bahwa defisit air tawar di kota Gaza adalah 110 juta meter kubik per tahun. Sementara sebanyak 2 juta orang di Gaza membutuhkan 200 juta meter air kubik per tahunnya.
➖➖➖➖➖
Join grup kabar Aqsa: bit.ly/KabarAqsa8

Donasi Palestina: bit.ly/JihadHartaAqsa

CARE ? – SHARE !

Share:

Comments

comments