Di Timur Jabaliya, Penjajah Israel Tembak Pejuang Palestina

Spirit of Aqsa, Gaza – Seorang pemuda Palestina terluka ditembak oleh penjajah penjajah Israel dalam aksi demo malam “irbak laili’ yang kembalui digelar pada Rabu malam sebelah timur Jabalia di Jalur Gaza utara.

Menurut Departemen Kesehatan Palestina, seorang pemuda terluka setelah ditembak pasukan penjajah Israel di sebelah timur Jabalia.

Koresponden Pusat Informasi Palestina mengatakan, puluhan pemuda berbondong-bondong pada Rabu malam ke daerah sekitar kamp pawai kepulangan di sebelah timur Jabalia, dan mulai menggelar aksi “irbak laili” (nifhy confusion) untuk menguras tenaga pasukan penjajah Israel.

Para pemuda berhasil mencapai area pagar pemisah. Mereka membakar ban bekas, menembakkan petasan suara dan lampu laser di lokasi penjajah Israel, serta meneriakkan yel-yel nasional.

Pasukan penjajah Israel melepaskan tembakan peluru dan gas air mata ke arah demonstran, sehingga melukai salah seorang peserta dan puluhan lainnya mengalami sesak nafas.

Aksi demo malam (Night Confusion) ini sempat berhenti pada November 2018 lalu setelah para mediator internasional seperti Mesir, Qatar dan PBB mencapai kesepahaman, agar penjajah Israel mengurangi pengetatan blokade atas Jalur Gaza yang sudah berlangsung selama lebih dari 12 tahun, serta memperluas area penangkapan ikan bagi nelayan Palestina di Jalur Gaza dan mengizinkan masuknya bantuan Qatar dan yang lainnya ke Gaza.

Namun, setelah penjajah Israel tidak menyetujui kesepahaman tersebut, bulan Februari lalu, aksi Night Confusion kembali dilakukan di dekat pagar yang memisahkan Jalur Gaza bagian timur dengan wilayah yang diduduki penjajah Israel sejak tahun 1948.

Kegiatan Night Confusion ini meliputi pembakaran ban-ban, sambil menyanyikan lagu-lagu revolusioner dan membuat suara keras melalui pengeras suara dan lontaran petasan, sambil menyorotkan lampu laser ke arah pasukan penjajah Zionis yang ditempatkan di dekat pagar perbatasan.

Melalui aksi malamnya, unit-unit ini bertujuan untuk membuat tentara penjajah Israel terus dalam siaga di perbatasan untuk menguras kekuatan dan membingungkan mereka.

Share:

Comments

comments