Desember, Israel Setujui Ratusan Perumahan Baru Untuk Imigran Ilegal di Palestina

Spirit of Aqsa- al-Quds | Perampasan tanah Palestina terjadi lagi, hal ini terjadi setelah Penjajah Israel pada Rabu kemarin (26/12) mengumumkan rencana untuk membangun ratusan unit perumahan baru khusus Yahudi di Tepi Barat.

Seperti dilansir dari Anadolu Agency, menurut situs web Times of Israel, komite yang ditunjuk Kementerian Pertahanan yang bertanggung jawab untuk mengotorisasi pembangunan permukiman telah mengumumkan rencana untuk membangun hampir 1.300 unit perumahan baru di Tepi Barat, dengan 400 lainnya dijadwalkan untuk disetujui hari ini.

“Dari 1.289 unit yang diusulkan oleh Sub-komite Perencanaan Tinggi Administrasi Sipil … 744 telah menerima persetujuan akhir,” situs web melaporkan.

Rencananya juga akan dibangun 82 rumah baru di pemukiman Ofra dekat Ramallah yang kini sudah menerima lampu hijau.

Menurut angka Palestina, sekitar 640.000 imigran ilegal Yahudi Israel sekarang hidup di 196 pemukiman (dibangun dengan persetujuan pemerintah Israel) dan lebih dari 200 pos-pos pemukim (dibangun tanpa persetujuannya) di Tepi Barat yang terjajah.

Hukum internasional memandang Tepi Barat dan al-Quds Timur sebagai “wilayah pendudukan” dan menganggap semua aktivitas pembangunan permukiman Yahudi di sana sebagai ilegal.

Share:

Comments

comments