Penahanan Diperpanjang, Ahed Tamimi: Aku Merasa Kedinginan

Spirt of Aqsa (SoA) – al-Quds | Gadis cilik yang pernah menampar tentara Israel dan harus mengerahkan 20 serdadu Israel untuk menangkapnya kini pengadailan Israel menerima permohonan jaksa militer untuk memperpanjang penahanannya, meski menurut sumber di kejaksaan, sampai saat ini belum dilakukan investigasi sejak penahanannya hari Rabu lalu. 

Sejumlah sumber media mengatakan, bocah Ahed Tamimi digelandang ke ruang investigasi dan diisolasi selama beberapa hari, tanpa ada pertanyaan apapun yang diajukan kepadanya.

Menurut para pengacara, hal itu dilakukan otoritas Israel untuk mematahkan semangatnya dan memojokkannya, disebabkan tindakannya menampar tentara Israel.

Pengadilan Israel memperpanjang penahanan bocah Tamimi sejak Rabu lalu, dengan tuduhan menyakiti tentara Israel dan melakukan provokasi terhadap mereka.

Sementara itu Ahed mengeluhkan larangan Israel bagi keluarganya untuk membawakan bajunya dari rumahnya di kawasan Nabi Shalih di Ramallah Tepi Barat, di tengah cuaca dingin yang menyelimuti kawasan.

Saat sidang di pengadilan, Ahed mengatakan merasa kedinginan, karena sejak ditahan tidak mendapatkan kiriman pakaian akibat larangan Israel. (PIC/SoA)

Share:

Comments

comments