Korban Berjatuhan dalam Aksi Damai Palestina, 15 di Antaranya Anak-Anak

Spirit of Aqsa, Palestina – Puluhan warga Palestina menjadi korban dalam aksi unjuk rasa perbatasan, Jumat kemarin. Hal itu ditengarai serangan militer penjaga perbatasan penjajah Israel.

Juru bicara Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza, Asyraf Al-Qudrah, dalam sebuah laporan melalui status Twitternya menyebutkan,  60 warga luka-luka akibat serangan militer Israel. Empat di antaranya perempuan, 15 anak-anak, seorang tim medis dan wartawan.

Puluhan warga  mengalami sesak nafas akibat tembakan gas air mata militer Israel. Akis warga tersebut dimulai sejak setelah Asar. Di pekan yang ke-56 ini warga membawa tema “Persatuan Nasional Menentang Perpecahan.”

Unjuk rasa yang dalam bahasa Arab populer dengan nama Masirat Audah, pertama kali berlangsung pada 30 Maret 2018. Dengan tujuan menuntut penghapusan blokade penjajah Israel dan menuntut kembali ke wilayah yang telah dikuasai penjajah Israel.

Penjajah Israel penjaga perbatasan merespon aksi unjuk rasa pekanan tersebut dengan keras. Akibatnya 282 warga meninggal dan 31 ribu lainnya luka-luka.

Share:

Comments

comments