Penjajah Israel Larang Pengacara Lakukan Pembelaan Terhadap Tahanan Palestina

Spirit of Aqsa, Palestina – Dinas Penjara penjajah Israel (IPS)vmelarang pengacara untuk melakukan pembelaan kepada tahanan Palestina. Padahal, para advokat hanya ingin memberikan bantuan hukum kepada para tahanan yang mogok makan sebagai bentuk protes mereka.

Hal ini disampaikan Komite Tahanan dan Mantan Tahanan (PLO) pada Selasa kemarin. PLO mengungkapkan, IPS secara sengaja menindas para tahanan, termasuk memasukkan mereka ke sel isolasi.

PLO juga menyampaikan, kondisi para tahanan saat ini sangat buruk akibat mogok makan dan penindasan yang terus dilakukan oleh penjajah Israel di dalam penjara. Lembaga tersebut menegaskan, IPS bertanggungjawab atas buruknya kesehatan para tahanan.

Sejak awal 2019, ketegangan di penjara Israel terus terjadi. Hal itu ditengarai oleh kebijakan diskriminatif pengelola penjara yang terus melucuti hak asasi warga Palestina. Para tahanan telah mengajukan permintaan agar keluarganya diberikan izin untuk berkunjung dan membongkar perangkat jammer seluler yang dapat berpengaruh buruk pada kesehatan mereka.

Mereka juga meminta hak berkomunikasi dengan keluarga serta membebaskan para tahanan yang terkena hukuman isolasi.

 

Share:

Comments

comments