Vonis Zalim dan Denda Tinggi Terhadap 4 Tawanan Asal Jenin

Spirit of Aqsa – Jenin | Pengadilan Tinggi penjajah Israel di Salem memutuskan vonis hukuman secara zalim dan denda tinggi terhadap empat tawanan Palestina asal kota Jenin.

Pengacara dari asosiasi tawanan, Iyad Mahameed mengatakan, pengadilan militer penjajah Israel di Salem memvonis empat tahanan dari wilayah Jenin dengan hukuman penjara masiang-masing, Nour al-Din Abdullatif Hamadeh dari Burqin yang divonis 45 bulan dan denda 3000 shekel, Saed Abu Zeinah asal Kota Qabatiya dijatuhi hukuman 26 bulan penjara dan denda 4000 syikal.

Sementara itu, Ihab Abu al-Haija asal kamp Jenin divonis 20 bulan penjata dengan denda 3.000 syikal. Sami al-Alu dari kota Silat al-Harithiya Jenin dijatuhi hukuman 12 bulan penjara dan denda NIS 2000 shekel.

Sebelumnya, Pasukan penjajah Israel pada Sabtu (23/2/2019) petang, menahan tiga warga Palestina saat mereka menggembalakan domba di selatan Yatta, Hebron.

Koordinator Komite Nasional Anti Tembok Rasial dan Permukiman Yahudi, Ratib Jabour, menyebutkan bahwa tentara penjajah Israel dan otoritas Perlindungan Alam penjajah Israel bersama sejumlah pemukim Yahudi mengejar para penggembala. Mereka menahan tiga dari penggembala dari keluarga Abu Yunis dan Jabarin.

Jabour menambahkan bahwa serangan ini sebagai bagian dari serangkaian serangan yang sedang berlangsung yang dilakukan oleh para pemukim Yahudi yang tinggal di sebuah bukit yang mereka rebut di sebelah barat desa Hadda, selatan Yatta, dalam upaya untuk mengendalikan tanah di sekitarnya, dengan mencegah pemiliknya mengases lahan tersebut, menanaminya dan menggembalakan ternaknya. Aksi tersebut mendapatkan dukungan dari militer penjajah Israel.

Share:

Comments

comments