Hadapi Aksi ‘Great Return March’, Penjajah Israel Kerahkan Sistem Pertahanan Iron Dome

Spirit of Aqsa – Nazareth | Sejak Kamis kemarin, (24/1), pasukan penjajah Zionis mengerahkan sistem pertahanan anti rudal Iron Dome (Kubah Besi) di pinggiran wilayah Gush Dan di wilayah tengah Palestina yang dijajah Israel sejak tahun 1948, yang meliputi wilayah Tel Aviv.

Menurut media penjajah Israel, penempatan Iron Dome ini dilatar belakangi oleh meningkatnya ketegangan di perbatasan utara dengan Libanon dan Suriah, serta di perbatasan selatan dengan Jalur Gaza.

Selain Gush Dan, Iron Dome juga dikerahkan di bagian selatan wilahah penjajah Israel sebagai bagian dari persiapan untuk menghadapi ketegangan di Jalur Gaza akibat yang digelar tiap hari Jumat. Demikian menurut situs berita keamanan penjajah Israel Walla.

Pengerahan sistem Iron Dome ini untuk mencegat rudal jarak pendek, menyusul meningkatnya ketegangan di perbatasan dengan Gaza, di mana pesawat-pesawat tempur penjajah Israel telah membom tempat-tempat di dalam Jalur Gaza, yang telah mengakibatkan seorang warga Palestina syahid dan melukai yang lain.

Selanjutnya, setelah itu otoritas penjajah Israel memutuskan untuk membekukan masuknya bantuan keuangan Qatar ke Jalur Gaza. Mesir dan Qatar berupaya mencegah memburuknya situasi keamanan antara Jalur Gaza dan Tel Aviv.

Tel Aviv menjadi wilayah yang dulu rentan terhadap serangan roket Palestina yang diluncurkan dari Jalur Gaza dalam konflik baru-baru ini.

Share:

Comments

comments