Umat Islam Wajib Tahu, Penggalian Telah Sampai Ke Jantung Masjid Al-Aqsa

Spirit of Aqsa | Al-Quds – Sejak tahun 1963 Zionisme Internasional telah membuat sebuah rencana untuk melaksanakan sekitar 60 penggalian di daerah al-Aqsa dan sekitarnya, yaitu daerah yang mereka sebut “Galangan Suci” yang meliputi masjid al-Aqsa seluas 14,4 hektar, Harah al-Muslimin, Harah Yahudi dan Silwan.
Banyak data dan kajian menunjukkan bahwa tujuan utama dari penggalian-penggalian ini adalah untuk mengikis semua bangunan Islam yang ada di daerah ini dan menghancurkan sebagiannya lagi sampai tidak tersisa apapun di al-Quds. Ini dari sisi proses. Adapun lahiriahnya mereka menyatakan bahwa mereka mencari pondasi Sinagog yang mereka klaim.
Meskipun penggalian-penggalian terus dilakukan, namun mereka sama sekali belum menemukan apapun jejak sinagog.
Penggalian ini dilaksanakan setelah tahun 1967 dari daerah area al-Barak dan kampung al-Magharibah di barat masjid al-Aqsha. Dari sana pasukan penjajah Zionis menghancurkan kampung secara keseluruhan mencakup semua properti dan peninggalan, setelah meluas hingga sampai ke jantung masjid al-Aqsha sejauh 15 meter.
Penggalian-penggalian tersebut terus berlangsung antara tahun 1875 dan 1976, dimana penjajah Zionis melenyapkan bagian dari pemakaman kaum muslimin yang di dalamnya dimakamnya jenazah para sahabat Nabi saw. Pada tahun 1977, penggalian mereka sampai ke bawah masjid al-Nisa di dalam masjid al-Aqsa. Pada tahun 1979 penjajah Zionis memulai penggalian-penggalian baru di bawah tembok barat dekat tembok al-Barak sampai tahun 1987 dengan dibukanya sinagog Yahudi sebagai tempat ibadah sementara.

Pada tahun 1988 penggalian bertambah menuju masjid al-Aqsa .Tujuannya adalah untuk mengosongkan tanah dan batu dari bawah masjid al-Aqsa guna menciptakan ruang kosong di bawah masjid agar bisa roboh kapanpun saat terjadi gempa. Hanya saja upaya-upaya ini mendapatkan penolakan dari penjaga masjid al-Aqsa dan warga al-Quds.
Jumlah penggalian mencapai 40 hingga 60 galian, yang saat ini terfokus di bawah pintu Silsilah, di bawah pintu al-Muthaharah, dan di bawah jalan pintu al-Magharibah. Bisa jadi penggalian sampai pada kedalaman lima meter di bawah pondasi masjid al-Aqsa dan panjang terowongan mencapai 3 ribu meter. Demikian menurut keterangan Direktur Media di Yayasan Wakaf al-Aqsha, mahmud Abu Atha.

Berdasarkan laporan surat kabar “Yasrael Today” pada Mei 2015 lalu, disebutkan bahwa telah dilakukan penggalian sepanjang 60 meter di sepanjang tembok barat masjid al-Aqsa. Hal ini menyebabkan tersingkapnya puluhan batu besar yang menjadi pondasi masjid al-Aqsha.

Yayasan Wakaf al-Aqsha menyatakan bahwa penggalian-penggalian ini tidak terjadi pada satu lantai saja, namun berlantai-lantai dan dari semua arah, terutama di arah timur dan di masjid al-Aqsa. Kedalaman setiap lantai dan lantai lain berbeda-beda, namun lebih dari dua meter. Penggalian-penggalian ini sepanjang lebih dari 600 meter di sisi barat masjid al-Aqsa. (infopalestina/spiritofaqsa)

Share:

Comments

comments