Palestina Krisis Bahan Bakar, Rumah Sakit Terancam Berhenti

Spirit of Aqsa – Palestina | Kementerian Kesehatan Palestina di Jalur Gaza telah memperingatkan bahwa krisis bahan bakar telah membawa layanan kesehatan ke titik yang berbahaya. Pihaknya menyerukan semua pihak untuk mengambil langkah segera guna mencegah bencana dan traagedi.

Kementerian Kesehatan mengatakan, “Fasilitas kesehatan membutuhkan 300 ribu liter solar per bulan dalam konteks jadwal distribusi listrik saat ini di wilayah Jalur Gaza. Setiap jam pemadaman listrik tambahan membutuhkan sekitar 2.000 liter untuk mengoperasikan generator, untuk memastikan kelangsungan layanan kesehatan.”

Kemenkes mengapresiasi atas kontribusi darurat yang menyediakan 15.700 liter solar dan akan menunda penghentian generator di rumah sakit selama beberapa jam tambahan.

Kontribusi ini mencakup 4.700 liter sumbangan Yayasan IHH Turki ke Rumah Sakit Crescent UEA di Rafah dua hari lalu, 10.000 liter dari Lembaga Amal Al Falah (8.000 liter ke RS An-Nashr di Gaza dan 2.000 liter ke RS Beit Hanun), ditambah 1.000 liter sumbangan Abu Assi Petroleum ke RS Anak an-Nasr.

Kemenkes di Jalur Gaza menegaskan bahwa inisiatif individu untuk menunda krisis adalah hal “yang terpuji” dan disambut baik, tetapi bahayanya sudah dekat. Dua hari yang lalu, kemenkes mengumumkan penghentian operasi enam rumah sakit di Jalur Gaza sebagai akibat dari krisis bahan bakar.

Share:

Comments

comments