Aktivis Palestina Menutup ‘Jalan Apartheid’ Milik Penjajah Israel

Spirit of Aqsa – Ramallah | Aktivis Palestina menutup “Jalan Apartheid” yang baru dibuka pada hari rabu kemarin di dekat Yerussalem. Jalan tersebut dirancang oleh panjajah Israel untuk memisahkan pengendara Palestina dan penjajah Israel dengan sebuah tembok.

Lembaga perjuangan setempat mengatakan dalam sebuah konferensi pers bahwa puluhan aktivis menutup gerbang ke jalan yangbaru dibuka.

Dalam hal ini, saat penjajah Israel berusaha membukan kembali jalan untuk lalu lintas, mereka menangkap dua aktivis dan empat lainnya terluka.

Menteri Keamanan penjajah Israel, Gilad Erdan, mengatakan bahwa “Jalan raya itu adalah contoh untuk menciptakan koeksistensi antara imigran Israel dan warga Palestina sambil menjaga (terhadap) tantangan keamanan yang ada.”

Sedangkan Otoritas Palestina (PA) mengecam pembukaan jalan Jalan Apartheid tersebut. “Sayang sekali bagi masyarakat internasional untuk melihat rezim apartheid didirikan dan diperdalam tanpa melakukan apa pun untuk menghentikannya.” Ucapnya.

Jalan Apartheid tersebut dipisahkan oleh dinding beton yang tinggi. Sisi barat jalan diperuntukkan untuk warga Palestina dan tidak bisa memasuki wilayah Yerussalem. Sisi Timur jalan diperuntukkan untuk imigran ilegal Israel. Jalan ini adalah pertama kali dalam sejara yang memiliki tembok pemisah.

Share:

Comments

comments