Al-Aqsa Kembali Dinodai Menteri dan Pemukim Ilegal Israel

Spirit of Aqsa, Alquds – Menteri Pertanian pe jajah Israel, Uri Ariel, bersama dengan sejumlah pemukim Yahudi, Senin (22/4), memaksa masuk ke kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur guna merayakan hari raya Paskah Yahudi.

“Ariel bersama dengan 170 pemukim menyerbu kompleks dan melakukan ritual Talmud di dekat Kubah Masjid Batu,” Firas al-Dibs, juru bicara Otoritas Amal Keagamaan Yerusalem yang dikelola Yordania, mengatakan kepada Anadolu Agency.

Dia mengatakan bahwa para pemukim ilegal itu mendapat dukungan polisi Israel. Menurut al-Dibs, kelompok-kelompok Yahudi telah meminta pengikut mereka pengikut untuk berkumpul di kompleks Al-Aqsa guna menandai liburan Paskah Yahudi selama sepekan.

Paskah, yang memperingati eksodus orang Israel dari Mesir pada masa Nabi Musa, dianggap sebagai salah satu hari libur paling penting dalam kalender agama Yahudi.

Tahun lalu, lebih dari 1.500 pemukim memaksa masuk ke kompleks Al-Aqsa selama perayaan Paskah.

Bagi umat Islam, Al-Aqsa merupakan situs tersuci ketiga di dunia. Orang-orang Yahudi, pada bagian mereka, menyebut daerah itu sebagai “Temple Mount”, mengklaimnya sebagai situs dari dua kuil Yahudi di zaman kuno.

Penjejah Israel menduduki Yerusalem Timur selama Perang Timur Tengah 1967. Kemudian mencaplok seluruh kota pada tahun 1980 dan mengklaimnya sebagai ibu kota negara Yahudi, dalam suatu langkah yang tidak pernah diakui oleh masyarakat internasional.

Share:

Comments

comments