Syatila, Gadis Palestina Yang Berharap Syahid

Syatila Abu Iyadah, wanita muda berusia 24 tahun asal Kafer Qasim yang di hukum penjara 16 tahun oleh pengadilan militer zionis Israel.
 
Syatila ditahan atas tuduhan melakukan penikaman terhadap pemukim yahudi April 2016 silam ketika berada di kompleks industri Ra’sul Aini, Kafr Qassim.
 
Sebelum melakukan aksinya, tidak ada satupun dari anggota keluarganya yang mengetahui rencananya bahkan Syatila berharap gugur syahid.
Saat itu Syatila menghidangkan makan siang untuk saudaranya lalu kemudian izin keluar rumah sejenak, namun Syatila tidak kembali lagi ke rumahnya melainkan berada di sel interogasi tentara Israel.
 
Warga Palestina melakukan perlawanan sampai pembebasan tanah Palestina. Jalan inilah yang ditempuh Syatila Abu Iyadah, seorang wanita muda yang sejak kecil hidup dengan perjuangan.
 
Diantara sikap keteguhan Syatila adalah penolakannya masuk ruangan introgasi tanpa menggunakan hijab. setelah hijabnya dirobek-robek oleh serdadu Zionis. dia menutupi tubuh dan kepalanya dengan kertas dan kain yang tersisa dari pakaiannya. Diapun masuk persidangan dengan mengangkat jari telunjuknya.
 
Saat ini Syatila menjalani tahun kedua hukumannya di penjara Hasharon. Selain dirinya, ada Shabirin Zubaidat. Ibu dari dua bocah yang dihukum 4 tahun penjara.
=================================
– KAWAL PEMBEBASAN AL-AQSA, IKUTI BERITA HARIANNYA,
– Teguhkan perjuangan mereka dengan hartamu, klik ; bit.ly/JihadHartaAqsa
– Ingin Edukasi al-Aqsa di Lingkungan mu, Klik ; bit.ly/TimEdukasiAqsa
Share:

Comments

comments