Warga Palestina Gelar Aksi Damai Tuntut Penjajah Israel Membuka Kembali Bab Al-Rahmah

Spirit of Aqsa – Al-Quds | Ratusan warga Palestina di Al-Quds menggelar aksi damai di halaman Bab al-Rahmah (Golden Gate). Warga juga melaksanakan sholat magrib dan Isya di lokasi tersebut.

Berdasarkan keterangan Maannews, ratusan warga Palestina menuntut pemerintah penjajah Israel untuk mengembalikan fungsi Bab al-Rahmah yang telah ditutup selama bertahun-tahun.

Pasukan penjajah Israel dalam jumlah besar dilaporkan bersiaga di lokasi tersebut. Mereka juga menangkap sejumlah warga , diantaranya dua anggota pengurus Masjid Al-Aqsa Hanadi Hilwani dan Khadijah Khuwaish.

Warga juga menyerukan umat Islam untuk melakukan aksi bela Al-Aqsa demi mencegah praktik yahudisasi terhadap situs suci umat Islam di kota Al-Quds.

Aksi damai tersebut terjadi dilatari penutupan gerbang Bab al-Rahmah oleh penjajah Israel Senin lalu. Sejumlah aktivis Palestina melalui media sosial mengajak seluruh warga Palestina untuk melakukan demonstrasi menuntut pembukaan gerbang al-Rahmah yang digembok polisi penjajah Israel dengan rantai besi.

Berdasarkan keterangan Penanggung Jawab Hubungan Masyakat dan Informasi Masjid Al-Aqsa, Firas al-Dabs, kepolisian penjajah Israel menutup gerbang al-Rahmah setelah sejumlah anggota Majelis Lembaga Wakaf Palestina menunaikan sholat di lokasi tersebut, Kamis lalu.

Direktur Badan Wakaf dan Urusan Masjid Al-Aqsa, Syaikh Azzam al-Khatib mengatakan bahwa pemerintah Yordania sedang melakukan komunikasi dengan Israel untuk membuka kembali Bab al-Rahmah.

Bab al-Rahmah adalah satu-satunya gerbang timur yang memberikan akses masuk ke Baitul Maqdis. 2003 lalu pihak Israel menutup lokasi tersebut yang saat itu menjadi kantor pusat Komisi Pelestarian Warisan Budaya Islam.

Pemerintah Palestina (PA) dilaporkan mengecam tindakan semena-mena Israel terhadap Masjid al-Aqsa al-Mubarak khususnya setelah penututupan Golden Gate atau Bab al-Rahmah dengan rantai besi.

PA juga menegaskan bahwa penjajah Israel harus bertanggung jawab jika tindakan mereka tersebut memancing emosi ribuan warga Palestina serta menimbulkan gelombang demonstrasi yang menelan nyawa.

Sementara itu di Jalur Gaza, Gerakan Jihad Islam mengatakan bahwa penutupan Bab al-Rahmah adalah pelanggaran hukum terhadap situs suci umat Islam. “Israel akan membayar harga mahal atas perlakukan dan tindakan semena-mena mereka terhadap warga Palestina di Yerusalem, ‘’ ujar juru bicara Jihad Islam, Mus’ab al-Buraim.

Share:

Comments

comments