Imigran Israel Rampas Tanah Warga Palestina Untuk Pembangunan Jalan

Spirit of Aqsa – Bethlehem | Imigran zionis Israel merampas tanah milik warga Palestina di desa Battir, di distrik Tepi Barat yang terjajah, pada Kamis (20/12).

Seperti di lansir dari Ma’an News, Perwakilan dari Komite Perlawanan Blokade dan Permukiman, Aktivis lokal Hassan Breijieh, mengatakan bahwa para imigran Israel meratakan tanah di barat laut Battir, barat Kota Bethlehem, untuk membuat atau membuka jalan bagi imigran Israel.

“Membuka jalan bagi Imigran Yahudi Israel yang datang sebagai upaya untuk membangun pos penjagaan baru hingga merebut tanah Palestina.” tegasnya.

Warga Palestina dari Battir berusaha mencegah para Imigran Yahudi Israel untuk meratakan tanah mereka.

Breijieh menunjukkan bahwa daerah barat laut Battir, yang secara lokal dikenal sebagai al-Khamar, baru-baru ini dirampas oleh penjajah Israel terlepas dari fakta bahwa pemilik telah memberikan dokumen hukum yang membuktikan kepemilikan mereka atas tanah tersebut.

Sejak penjajah Israel di Tepi Barat, termasuk al-Quds Timur, pada tahun 1967, sekitar 500.000 hingga 600.000 penjajah Israel telah pindah ke permukiman di tanah Palestina yang terjajah, yang mana ini sangat melanggar hukum internasional.

Share:

Comments

comments