Satu Lagi Pemuda Palestina Ditembak Mati Zionis Israel

Spirit of Aqsa – Betlehem | Seorang pemuda Palestina kembali gugur syahid dan tiga lainnya terluka pada hari Rabu (20/3/2019), setelah ditembak pasukan penjajah Zionis di Betlehem, wilayah selatan Tepi Barat. Sehingga jumlah korban yang gugur di Tepi Barat sejak kemarin menjadi 4 syuhada.

Kementerian Kesehatan Palestina membenarkan kematian Ahmed Gamal, pemuda berusia 28 tahun dari desa Wadi Fokin di sebelah barat Betlehem, di pintu masuk al-Khidhir. Korban gugur setelah ditembak di bagian dada dan bagian tubuh lainnya oleh pasukan penjajah Israel.

Sumber-sumber lokal mengatakan bahwa pasukan penjajah Israel menembaki sebuah mobil Palestina di dekat pos pemeriksaan Al-Nashash, yang menyebabkan seorang pemuda bernama Ahmed Gamal gugur dan melukai dua warga asal Nahalin, Alaa Giaza dan istrinya, dengan luka parah.

Pada Rabu malam, pasukan penjajah Zionis mengeksekusi dua pemuda Palestina setelah menyerbu area Makam Yusuf di Nablus Tepi Barat. Pembunuhan ini terjadi beberapa jam setelah operasi pembunuhan terhadap pelaku aksi Salfit, Omar Abu Laila, dalam baku tembak dengan pasukan penjajah Israel di Ramallah.

Menurut sumber-sumber lokal, pasukan penjajah Israel menembak dua pemuda Palestina yang mengendarai mobil di dekat makam Yusuf dan mengakibatkan keduanya meninggal dunia. Ini merupakan kejahatan eksekusi pembunuhan tanpa alasan yang dibenarkan. Kedua korban yang meninggal adalah Raed Hashim Mohammed Hamdan berusia 21 tahun dan Zaid Imad Mohammed Nouri berusia 20 tahun.

Pada hari Rabu (20/3/2019), pejuang perlawanan Palestina melepaskan tembakan ke sebuah pos pasukan penjajah Zionis Israel dekat Ya’bad di Jenin, wilayah utara Tepi Barat.

Menurut situs Israel Hadashout 24, orang-orang Palestina melepaskan tembakan ke pos tentara Israel di dekat desa Ya’bad. Sumber media Israel mengklaim tidak ada korban dalam serangan penembakan ini.

Disebutkan bahwa pasukan penjajah Israel sedang melakukan pencarian ekstensif untuk mencari lokasi keberadaan para pelaku.

Wilayah Tepi Barat belakangan ini mengalami peningkatan aksi perlawanan dalam berbagai bentuk. Yang terbaru adalah aksi serangan yang dilakukan oleh pemuda Palestina Omar Abu Laila pada hari Ahad (17/3/2019) lalu.

Dalam aksi ini, pelaku berhasil menikam serdadu Israel dan merebut senjatanya yang mengakibatkan sejumlah tentara dan imigran Israel tewas dan terluka.

Share:

Comments

comments