Israel Hancurkan Gedung Sekolah di Kamp Shufat Yerussalem

Spirit of Aqsa – Yerussalem | Buldoser penjajah Israel menghancurkan sebuah bangunan sekolah yang sedang dibangun di kamp pengungsi Shufat, Yerusalem Timur pada hari Selasa 20/3.

Belasan tentara Israel mengawal pembongkaran sekolah tersebut. Tak tanggung-tanggung pasukan Israel menembakkan peluru tajam ke arah warga sipil setempat untuk mencegah warga Palestina.

Muhammad Alqam, pemilik gedung sekolah, mengatakan bahwa pihak Israel telah mengeluarkan perintah pembongkaran bangunan pada November lalu dan ia telah pergi ke Kota Yerusalem untuk mengeluarkan izin yang diperlukan, namun dia diberitahu bahwa wilayah tersebut adalah milik Badan Pengungsi Palestina (UNRWA.)

Kepala sekolah, Saleh Alqam, menunjukkan bahwa pembongkaran itu dilakukan tanpa pemberitahuan sebelumnya.
Dia menambahkan bahwa 400 siswa Palestina telah mendaftar untuk tahun ajaran 2019/2020 di gedung baru yang seharusnya melayani TK dan SD, namun, setelah pembongkaran, siswa-siswa ini tidak punya tempat untuk belajar.

Sekolah dihentikan sementara pada hari Selasa untuk 1500 siswa dari semua tingkatan yang menghadiri Sekolah al-Razi.

Israel menggunakan dalih membangun tanpa izin untuk melakukan penghancuran rumah-rumah milik warga Palestina secara teratur dan Israel jarang memberikan izin bagi warga Palestina untuk membangun di Yerusalem Timur.

Bagi orang Yahudi Israel di permukiman ilegal Yerusalem Timur, perencanaan, pemasaran, pengembangan, infrastruktur didanai dan dieksekusi oleh pemerintah Israel. Sebaliknya, di lingkungan Palestina, semua beban dibebankan pada masing-masing keluarga untuk mendapatkan izin yang panjang sampai beberapa tahun dan menelan biaya puluhan ribu dolar.

Share:

Comments

comments