Pejuang Gaza: Darah dan Nyawa untuk Membela Al-Aqsa

Spirit of Aqsa – Al Quds | Pejuang Gaza menegaskan tidak akan tinggal diam atas pelanggaran yang dilakukan penjajah Israel terhadap Masjid Al-Aqsa Al-Mubarak.

“Kami tak akan biarkan penjajah Israel mencoba melakukan pelanggaran dan yahudisasi terhadap Masjid al-Aqsa. Kami akan korbankan darah dan nyawa demi melindungi Al-aqsa dan situs suci umat Islam.”

Hal ini disampaikan Pejuang Gaza pasca pemukulan terhadap Direktur Al-Aqsa Syekh Umar Al-Kiswani serta penutupan Kubbah al-Sakhrah.

Gerakan Perlawanan Gaza juga mengajak seluruh warga Palestina di Al-Quds dan Tepi Barat melakukan aksi ‘’Intifada” melawan penjajah Israel dan melindungi Al-Aqsa al-Mubarak.

Senin lalu Kepolisian penjajah Israel melakukan pengepungan terhadap Kubah al-Sakhrakh setelah tim Badan Keamanan Al-Aqsa melarang masuk sejumlah personel Kepolisian penjajah Israel.

Mereka memblokade Masjid Kubah Al-Sakhrah, menangkap 4 personel Badan Keamanan Al-aqsa serta melakukan pemukulan terhadap Direktur Masjid Al-Aqsa, Syaikh Umar Al-Kiswani.

Tindakan kepolisian penjajah Israel yang melanggar hukum dan moral tersebut memancing emosi warga Palestina setempat. Warga lalu menggelar demonstrasi sambil meneriakkan takbir dan menuntut Israel membuka blokade atas Masjid Kubbah Al-Sakhkrah.

Akibat tekanan demonstran, pihak Israel akhirnya meninggalkan lokasi situs suci umat Islam tersebut.

Dalam Konferensi pers, Badan Wakaf Al-aqsa menuntut penjajah Israel untuk menghentikan pelanggaran terhadap situs suci umat Islam, seperti dilansir surat kabar resmi pemerintah Palestina, Wafanews.

Share:

Comments

comments