Tahanan Wanita Palestina Diperlakukan Tak Manusiawi oleh Penjajah Israel

Spirit of Aqsa – Gaza | Yayasan Syuhada dan Tawanan Palestina Al-Quds mengatakan, Senin (18/2) penjara Damoun memberikan makanan basi tak layak digunakan dan sudah kedaluwarsa kepada para tawanan wanita Palestina.

Dalam suratnya para tahanan wanita menjelaskan, kondisi kehidupan mereka di Penjara Damoun sangat buruk. Pemerintah penjajah Zionis belum menanggapi tuntutan mereka untuk mengatasi sejumlah masalah diantaraya masalah kamar mandi, dapur, perpustakaan, kelembaban, kamera pengintai yang melanggar privasi mereka, listrik di dalam penjara yang berbahaya bagi kehidupan mereka. ”

Situasi buruk ini ditambah dengan pemberian makanan yang tidak layak dimanan dan tanggal berlakunya sudah berakhir. Makan roti, kentang, dan susu juga tidak dapat digunakan.

Dalam suratnya, para tahanan menuntut agar Departemen Kesehatan meninjau produk dan bahan makanan yang diberikan kepada mereka. Mereka minta solusi kepada pihak hak asasi manusia dan badan kemanusiaan serta Komite Palang Merah Internasional.

Dalam suratnya, para tahanan mengindikasikan bahwa mereka telah memberi batas waktu dua minggu untuk menyelesaikan masalah ini dan menanggapi tuntutan kemanusiaan mereka secara adil. Jika tidak ada perubahan, mereka akan mengambil langkah-langkah protes yang dipikirkan dengan matang.

Mereka menekankan bahwa mereka tidak akan berhenti kecuali tuntutan mereka dipenuhi dan dikeluarkan dari penjara ini, yang tidak pernah cocok untuk hidup. Itu tidak memiliki semua unsur kehidupan manusia, katanya.

Share:

Comments

comments