Penjajah Israel Kewalahan Hadapi Pejuang Gaza

Spirit of Aqsa, Gaza – Pasukan Pendudukan Israel (IDF) dilaporkan kembali mengembangkan sistem laser untuk Iron Dome demi mencegat rudal pasukan pejuang Palestina. Hal ini karena sistem laser Iron Dome tidak bekerja secara maksimal dalam agresi terakhir di Jalur Gaza.

Surat kabar Israel ‘’Maariv”, Jum’at (17/05/2019) melaporkan bahwa IDF hanya memiliki 10 baterai untuk sistem pertahanan rudal, Iron Dome atau Kubah Besi.

Jumlah ini dinilai tidak cukup untuk mencegat puluhan roket yang ditembakkan ke Israel dalam waktu bersamaan, ditambah biaya satu rudal Iron Dome ditaksir mencapai 70 ribu dolar.

Maariv menambahkan bahwa Hamas dan Jihad Islam berhasil menembak 700 roket dalam eskalasi awai Mei lalu, 117 diantaranya diluncurkan dalam waktu kurang dari satu jam, beberapa bahkan menargetkan baterai Iron Dome.

“Hal ini menunjukkan kinerja yang luar biasa, kontrol serta koordinasi antara pejuang Palestina, Mereka berhasil mencapai lebih banyak target dan melumpuhkan Iron Dome, ‘’ tulis surat kabar Israel tersebut seperti dikutip Ramallah News.

Sebelumnya, Channel 7 Israel melaporkan, Jum’at (17/05/2019) bahwa Hamas menggunakan senjata jenis baru dalam agresi militer terakhir di Jalur Gaza.

Selain itu, Hamas dilaporkan berhasil mengembangkan pesawat tanpa awak  yang membawa rudal anti-tank.

Senjata baru yang digunakan Hamas dalam operasi militer Israel terakhir menargetkan sistem pertahanan rudal “Iron Dome” yang digunakan mencegat roket yang datang dari Jalur Gaza, Yediot Ahronot melaporkan.

Selain itu, Hamas juga menggunakan kapal bantalan udara pembom menargetkan kendaraan militer IDF namun gagal.

“Sejak 4 tahun lalu Hamas telah mengembangkan pesawat tanpa awak untuk melakukan serangan ke Israel dan langkah ini akan terus berlanjut dalam fase berikutnya.

Sebagian besar drone dipasok ke Gaza melalui penyelundupan. Pihak berwenang Israel juga telah menyita 172 paket kiriman yang berisi peralatan militer di perbatasan Erez.

Share:

Comments

comments