Israel Merampas Rumah Warga Palestina dan Menyerahkannya ke Imigran Yahudi

YERUSALEM – SPIRIT OF AQSA | Pasukan penjajah Israel kembali mengusir sebuah keluarga Palestina dari rumahnya, pada hari Minggu 17 Februari 2019 di Kota Tua Yerusalem Timur setelah Mahkamah Agung Israel memutuskan bahwa rumah itu dibangun di atas tanah yang diduga milik imigran Israel.

Menurut sumber-sumber lokal, pasukan Israel menyerang dan mengusir paksa Hatem Abu Assab bersama keluarganya dari rumah mereka.

Sumber mengatakan bahwa keluarga Abu Assab telah tinggal di rumahnya selama lebih dari 65 tahun, namun Mahkamah Israel memutuskan bahwa mereka tidak memiliki izin membangun, karenanya Israel memutuskan untuk menggusur mereka.

Pengadilan memutuskan bahwa rumah tersebut milik kelompok-kelompok Israel di bawah “Hukum Hak Milik Absensi.

Istri Hatem, Rania, mengatakan sebagaimana dilansir Ma’an “Mereka (Penjajah Israel) telah merampas rumah saya, kenangan saya, impian saya. Mereka mengambil suami dan putra saya. Imigran Israel ada di dalam rumah saya, sementara saya diusir.”

Riania menyaksikan ketika para imigran Israel memasuki rumahnya sementara tentara Israel menyerang dan menahan suami dan putranya. dia berkata, “Pasukan Israel menggerebek rumah saya tanpa pemberitahuan sebelumnya. Kami pikir mereka datang untuk menyampaikan pemberitahuan baru tentang rumah kami, tetapi yang mengejutkan kami, kami hanya diberi sedikit waktu untuk meninggalkan rumah kami.”

Patut dicatat bahwa keluarga Abu Assab tinggal di rumah selama tiga generasi sejak 1952.

➖➖➖➖➖➖➖➖➖
_Bantu & doakan saudara kita di Palestina!_

📲Donasi Palestina: http://bit.ly/HangatkanKeluargaSyuhada

Gabung grup Kabar Aqsa:  http://bit.ly/KabarAqsa6

CARE ? – SHARE !

Share:

Comments

comments