1 Warga Palestina Syahid dan Lainnya Terluka Oleh Penembakan Teroris di Selandia Baru

Spirit of Aqsa – Selandia Baru | Menurut duta besar Palestina di Australia, warga Palestina turut menjadi korban dari serangan teroris terhadap dua masjid di kota Christchurch di Selandia Baru pada Jumat 15 Maret 2019.

Setidaknya satu warga Palestina gugur syahid dan yang lainnya terluka dalam serangan penembakan itu, kata duta besar Palestina di Australia, Izzat Abdul Hadi.

Kedutaan Palestina mengatakan kepada Wafa News Agency bahwa mereka masih melakukan kontak dengan pihak berwenang Australia untuk mendapatkan jumlah korban yang akurat.

Kota Christchurch adalah tempat tinggal banyak keluarga Palestina, kata Abdul Hadi.

Warga Palestina, Waseem Daraghmah dan putri kecilnya, dari kota Tubas di Tepi Barat yang terjajah, terluka parah dalam serangan tersebut dan saat ini menerima perawatan di ICU.

Shehada Nasasrah, 62 tahun, dari kota Nablus, tertembak di kakinya dan kondisi kesehatannya stabil.

Mohammed Elyan, seorang pekerja Palestina di masjid al-Noor di Christchurch, dan putranya Atta dari Yerusalem Timur, juga dilaporkan terluka parah dalam serangan itu.

Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengutuk “serangan teroris terhadap dua masjid di Selandia Baru”.

“Kami memperbarui kecaman kami atas semua bentuk terorisme terhadap warga sipil yang tidak bersalah, apa pun asal atau kebangsaan mereka,” tambahnya.

Pada hari Jumat waktu tengah hari, orang-orang bersenjata kulit putih memasuki dua masjid di Christchurch di Selandia Baru dan melepaskan tembakan, yang menewaskan sedikitnya 40 orang.

Orang-orang bersenjata memasuki Masjid al-Nour dan Linwood, dua masjid utama di kota. Para penyerang melakukan kejahatan mereka saat shalat Jumat waktu setempat.

Share:

Comments

comments