Kuwait Galang Dukungan Internasional Tekan Penjajah Israel

Spirit of Aqsa|Ketua parlemen Kuwait Marzuq al-Ghanim menyerukan pentingnya pergerakan dunia Arab, Islam dan internasional untuk membangun koalisi menekan penjajah Israel, pasca serangan yang dilakukan terhadap kaum muslimin di Masjidil Aqsha, di hari raya Idul Adha lalu.

Dalam keterangan persnya, al-Ghanim mengatakan, kejahatan brutal yang dilakukan pasukan penjajah zionis terhadap kaum muslimin di halaman Masjidil Aqsha pada hari raya Idul Adha, membuktikan runtuhnya seruan perdamaian palsu dan proyek-proyek perdamaian kosong.

Al-Ghanim menegaskan bahwa entitas penjajah tak mengenal selain logika penindasan dan kekuatan.

Sangat memalukan membiarkan warga Al-Quds dan rakyat Palestina menghadapi musuh sendirian, tanpa bantuan dan dukungan, ungkap pejabat Kuwait ini.

Menurut al-Ghanim, melawan penjajah zionis merupakan takdir dan iman, sekiranya kemampuan militer kita tidak seimbang, yang harus dilakukan adalah upaya serius di sektor politik dan kebudayaan, serta HAM, baik di dunia Arab, Islam dan internasional.

Kepolisian Israel sebelumnya melarang para pemukim zionis memasuki Al-Aqsha bersamaan dengan shalat Idul Adha, namun sesudah itu mengijinkan mereka masuk,  setelah mengusir kaum muslimin secara represif dekat gerbang Maghoribah, yang digunakan polisi dan pemukim zionis untuk menyerbu masuk Al-Aqsha.

Pasca serbuan tersebut, terjadi bentrokan dengan warga Palestina, dimana pihak kepolisian melancarkan tembakan yang melukai sekitar 61 orang, dan 16 dari mereka dirujuk ke RS di Al-Quds, seperti dilaporkan Sabit Merah Palestina.

Baca lebih lanjut di
https://melayu.palinfo.com/13065
@Copyright Pusat Informasi Palestina,All right reserved

Share:

Comments

comments