TRUMP KIRIM MENANTUNYA KE KAWASAN BICARAKAN ISU “PERDAMAIAN” PALESTIN-ZIONIS?

Spirit of Aqsa | Washington (13/8) – Setelah terputusnya komunikasi terkait pembahasan isu konflik di kawasan teluk khususnya Palestina, Amerika mengutus tim “perdamaian”-nya kesana.

Dipimpin oleh menantu Trump sendiri, Jared Kushner, tim ini direncanakan akan sampai ke Palestina yang terjajah pada pekan terakhir agustus ini. Netanyahu sebagai perdana menteri penjajah Zionis Israel, mengatakan akan bersiap menerima mereka.

Namun berbagai pengamat timur tengah,seperti Professor Ilmu Politik Universitas Kuwait, Ibrahim Hadban mengatakan dalam pernyataannya di al-Jazeera, bahwa harus diingat, baik Trump maupun Kushner adalah pendukung pendudukan Imigran Yahudi di tanah-tanah Palestina yang terjajah. Bahkan ayah Kushner, besan Trump, adalah donatur proyek imigrasi perampokan tanah oleh yahudi Zionis ini.

Belum lagi pernyataan-pernyataan Trump yang menunjuk keberpihakan pada Zionis. Seperti diantaranya janji memindahkan kedutaan Amerika ke Al-Quds sebagai dukungan kepada Zionis yang ingin menjadikannya Ibu Kota Israel. Lalu kemudian, di depan Netanyahu dan pers, Trump dengan berani memberi Isyarat akan dukungannya pada solusi satu Negara untuk Israel. Solusi dua Negara saja yang membagi wilayah Pelestina untuk penjajah adalah suatu hal yang merugikan dan tidak adil.

Anggota Dewan Nasional Pembebasan Palestina sendiri, Hana ‘Amira, menegaskan bahwa tidak akan ada kelanjutan perundingan dengan Zionis, bila proyek perluasan pendudukan & pemukiman Yahudi di Palestina masih dilanjutkan.

Maka bila tim yang diutus Trump adalah pendukung Penjajahan Zionis, maka perdamaian apa yang diharapkan dari mereka selain kedamaian bagi Zionis menjalankan proyek-proyek dzalimnya di tanah-tanah Palestina.
===================
Dapatkan Info Edukasi & Donasi PALESTINA dengan menghubungi link WhatsApp Admin Spirit of Aqsa : j.mp/SOAOfficial

Share:

Comments

comments