Aksi “Night Confusion” Terus Berlanjut di Timur Jalur Gaza

Spirit of Aqsa – Gaza | Pada Rabu (13/2/2019) malam, aksi “irbak laili” (night confusion) kembali meletus di depkat perbatasan timur Jalur Gaza. Aksi ini dilakukan para pemuda Palestina untuk mengganggu dan membuat bingung para imigran ilegal Yahudi dan pasukan penjajah Zionis agar mereka kewalahan. Dalam aksi semalam, para pemuda Palestina mengutuk serangan-serangan penjajah Israel dan upayanya untuk lepas dari kesepakatan terakhir tentang gencatan senjata.

Saksi mata menyebutkan, puluhan pemuda bergerak menuju tenda-tenda aksi damai di timur Khuza’ah, di timur Khanyunis, wilayah selatan Jalur Gaza. Mereka membakar ban karet, melontarkan petasan, serta menyanyikan lagu-lagu nasional sebagai bagian dari aksi untuk membuat kebingungan penjajah Zionis di waktu malam.

Dia menambahkan bahwa tentara penjajah Israel menembakkan peluru organik dan meriam gas air mata ke arah para pemuda. Aksi serupa juga terjadi di timur Jabalia, wilayah utara Jalur Gaza. Pasukan penjajah Israel menembaki mereka dengan gas air mata sehingga menyebabkan sesak nafas.

Kegiatan “Night Confusion” ini meliputi pembakaran ban yang rusak, sambil menyanyikan lagu-lagu revolusioner dan membuat suara keras melalui pengeras suara, sambil menyalakan lampu laser yang diarahkan ke arah pasukan penjajah Zionis yang ditempatkan di dekat pagar perbatasan.

Melalui aksi malamnya, unit ini bertujuan untuk membuat tentara penjajah Israel terus dalam siaga di perbatasan untuk menguras kekuatan dan membingungkan mereka.

Aksi Night Confusion ini sempat berhenti pada November 2018 lalu setelah para mediator internasional seperti Mesir, Qatar dan PBB mencapai kesepahaman, agar penjajah Israel mengurangi pengetatan blokade atas Jalur Gaza yang sudah berlangsung selama lebih dari 12 tahun, serta memperluas area penangkapan ikan bagi nelayan Palestina di Jalur Gaza dan mengizinkan masuknya bantuan Qatar dan yang lainnya ke Gaza.

Namun, setelah penjajah Israel tidak menyetujui kesepahaman tersebut, tiga hari yang lalu, aksi Night Confusion kembali dilakukan di dekat pagar yang memisahkan Jalur Gaza bagian timur dengan wilayah yang diduduki penjajah Israel sejak tahun 1948.

Share:

Comments

comments