3 Syahid dan 110 Terluka di Gaza Hanya dalam Sepekan

Spirit of Aqsa – Gaza | Penjajah Israel menembak mati dua anak-anak Palestina dan melukai 110 orang di Jalur Gaza antara 7 dan 13 februari, sementara orang lainnya syahid akibat luka tembak yang dideritanya.

PCHR melaporkan bahwa IOF terus menggunakan kekuatan berlebihan kepada peserta aksi damai di Jalur Gaza dan Tepi Barat, serta pelanggaran berat dan sistematis hukum humaniter internasional dan hukum HAM internasional di Wilayah Palestina.

Dia menambahkan bahwa 109 warga sipil Palestina, termasuk 45 anak-anak, 5 wanita, seorang paramedis dan seorang jurnalis di Jalur Gaza, terluka selama periode itu. Pasukan penjajah Israel juga melepaskan tembakan 8 kali di kapal penangkap ikan di lepas pantai Gaza, salah satu nelayan terluka ringan.

Selama sepekan terakhir, penjajah Israel melakukan 78 serbuan ke Tepi Barat dan melepaskan tembakan ke kota Yerusalem.

Penjajah menangkap 46 warga, termasuk 8 di Tepi Barat, dan dua di Yerusalem, dan merampok sejumlah besar uang dan emas di dalam rumah-rumah yang mereka grebek ke Tepi Barat.

Menurut Lembaga Pusat Hak Asasi Manusia, otoritas penjajah Israel terus menghakimi Yerusalem, memaksa penduduk untuk menghancurkan rumah-rumah mereka dan membuldozer dua rumah lainnya, dua apartemen, rumah dan gudang di kota selama periode tersebut.

Dia merujuk pada kelanjutan aktivitas pemukiman di Tepi Barat, penjajah Israel melakukan 5 serangan langsung, termasuk melempar batu, penyerangan dan penyerangan terhadap warga.

Pasukan penjajah Israel mendirikan 103 pos pemeriksaan permanen dan 76 hambatan di Tepi Barat, di mana mereka menangkap (9) warga, menurut Pusat Hak Asasi Manusia.

Share:

Comments

comments