Krisis Listrik, Dua Gadis Palestina Meninggal Akibat Kebakaran Rumah

Spirit of Aqsa – Gaza | Dua anak perempuan Palestina gugur syahid, serta seorang anak lainnya dan ayahnya terluka dalam sebuah rumah yang terbakar di Jalur Gaza selatan pada Selasa 12 Maret 2019.

Menurut Kementerian Kesehatan Palestina, korban Aysha Subeihi yang berusia lima tahun dan saudara perempuannya Elin yang berusia dua tahun gugur syahid dalam kebakaran rumah yang tragis di kota Rafah, Jalur Gaza selatan.

Sementara Ayahnya, Muhammad Subeihi dan anak perempuan ketiganya menderita luka bakar parah. Mereka telah dipindahkan ke rumah sakit untuk menerima perawatan medis.

Polisi di Gaza telah memulai penyelidikan untuk mencari tahu alasan di balik kebakaran itu.

Diperkirakan krisis listrik yang terjadi karena blokade penjajah Israel sejak 2006 di Gaza, adalah faktor utama dalam peristiwa tragis tersebut.

Karena krisis ekonomi yang parah, terutama setelah pemotongan gaji tanpa henti oleh otoritas Palestina, banyak keluarga di Gaza tidak mampu membeli alternatif yang tepat untuk listrik. Mereka harus menggunakan api atau lilin agar tetap hangat dan memberikan cahaya di dalam rumahnya.

Menurut sebuah studi oleh Pusat Hak Asasi Manusia Al-Mezan pada Oktober 2018, Setidaknya 32 orang, termasuk 25 anak-anak, gugur syahid akibat kebakaran yang disebabkan oleh lilin yang mereka nyalakan, atau generator dan bahan bakar yang meledak.

Share:

Comments

comments