Surat dari Dalam Penjara Israel, Tawanan Wanita Diperlakukan Tidak Manusiawi

Spirit of Aqsa – Palestina | Akibat kondisi penjara yang buruk dalam segala hal, para tahanan Palestina di Penjara Damoun menghadapi kondisi hidup yang memprihatinkan. Tentara penjajah Zionis Israel memperlakukan para tawanan dengan kasar, terutama saat menanggapi tuntutan mereka untuk hidup layak dan berprikemanusiaan. Sebagaimana dipaparkan Yayasan Mahjatuh Al-Quds untuk Para Syuhada dan Tawanan.

Para tahanan menjelaskan, bahwa mereka berada dalam kondisi sangat buruk di penjara Damoun, karena kurangnya penerangan dan kelembaban yang tinggi. Sementara pihak penjara tidak pernah menanggapi permintaan dan kebutuhan mereka.

Dalam suratnya mereka menyebutkan, banyak sekali kebutuhan dan kepentingan yang diperlukan mereka. Namun pihak penjara menolaknya dan tidak menanggapi permintaan mereka. Tuntutan mereka diantaranya, minta waktu khusus untuk cuci kakus. Kedua letak toilet diluar penjara bertentangan dengan privasi mereka dan waktu di kamar mandi yang sangat sebentar.

Fasilitas kamar tahanan penuh dengan karat dan sudah sangat tua, tidak ada kursi, mereka hanya memiliki backless yang sudah usang dan rusak, dan tidak cukup untuk semua orang.

Para tahanan mengatakan, tidak ada dapur atau perpustakaan, tidak ada buku yang diizinkan, dan mereka dilarang untuk berkumpul.

Mereka juga mengeluh tentang waktu kunjungan orang tua dan keluarga mereka yang sangat sulit. Sementara waktu menunggu di Brakas di luar Zinko tidak ada kamar mandi.

Selain itu, mereka juga mengeluhkan tentang pemasangan kamera di tempat-tempat privasi mereka. Mereka dilarang berbicara di dalamnya.

Share:

Comments

comments