UN OCHA: ISRAEL BUNUH 212 WARGA PALESTINA DI TAHUN 2019

Spirit of Aqsa | Palestina Terjajah – Sebuah laporan baru oleh Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) mengungkapkan bahwa tentara penjajah Israel telah membunuh 212 warga Palestina pada tahun 2019.

Laporan tersebut, berjudul “Perlindungan Warga Sipil”, mencakup area antara 24 Desember 2019, dan 6 Januari 2020.

Terungkap bahwa pasukan penjajah Israel telah melukai 50 warga Palestina, termasuk 26 anak-anak, selama periode survei. Sementara itu, mereka membunuh 33 warga Palestina dan melukai 11.523 lainnya selama protes mingguan Gaza pada 2019.

Laporan itu menyimpulkan bahwa jumlah syuhada mencapai 212 jiwa, sedangkan jumlah cedera mencapai 36.134.

Di Tepi Barat, Israel melukai 24 warga Palestina, termasuk setidaknya dua anak, dalam periode survei.

Tentara Israel menewaskan 15 warga Palestina dan melukai 3.162 lainnya selama protes di Tepi Barat pada 2019, menurut laporan itu.

Pada tingkat lain, otoritas Israel menghancurkan dan menyita delapan bangunan di daerah “C” dan menduduki Yerusalem selama dua minggu terakhir dengan dalih dibangun tanpa izin, membuat 26 warga Palestina kehilangan tempat tinggal dan melukai 29 lainnya.

Lima bangunan, termasuk tiga yang telah diberikan kepada warga Palestina tunawisma sebagai bantuan kemanusiaan, dihancurkan atau disita dengan dalih daerah itu menjadi zona pelatihan militer.

Laporan itu juga mendokumentasikan penebangan 147 pohon zaitun (berusia antara 25-30 tahun) sejak awal Januari 2020, yang merusak mata pencaharian delapan keluarga di Jab’a, Betlehem.

Israel juga menyita kendaraan dan peralatan medis, yang dimiliki oleh tim medis di Hebron selatan.

Pemukim Israel juga tidak kalah ganasnya; pemukim menyerbu sebuah rumah Palestina di Hebron yang diduduki dan secara fisik menyerang seorang anak berusia 17 tahun.

Menurut laporan itu, pasukan Israel melakukan 117 serangan dan 140 penangkapan, termasuk 10 anak-anak, di seluruh Tepi Barat selama beberapa minggu terakhir.(QNN)

Share:

Comments

comments