3987 Pengungsi Palestina Dibunuh Sejak 2011 di Suriah

Spirit of Aqsa – Damaskus|Tim pemantauan dan dokumentasi Kelompok Aksi untuk Palestina Suriah mengungkapkan bahwa 3987 pengungsi Palestina telah tewas dalam periode antara awal perang di Suriah pada 2011 dan Juni 2019. Para korban tewas dalam bentrokan, dikepung oleh rezim Suriah, penyiksaan di dalam penjara rezim, atau saat mereka bermigrasi ke negara lain untuk menghindari perang.

Kelompok itu mengatakan bahwa 1977 korban tewas di dalam kamp-kamp pengungsi hingga Juni 2019, yang berarti 24 pengungsi Palestina tewas dalam setahun terakhir.

Statistik mengungkapkan bahwa kamp pengungsi Yarmouk berada di urutan teratas dalam daftar, karena 1422 warganya terbunuh dalam pengepungan dan rial rezim Suriah untuk mendapatkannya kembali dari milisi. Kamp itu dibom dan dihancurkan sementara ratusan warga sipilnya terbunuh.

Kamp pengungsi Dar berada di urutan kedua. 263 pengungsi Palestina dari kamp pengungsi Dar’a terbunuh, kemudian datanglah kamp pengungsi Khan El Sheikh, yang kehilangan 202 penduduknya, kemudian kamp pengungsi Neirab, yang kehilangan 168 korban, kemudian kamp pengungsi El Husseiniyyeh, yang kehilangan 124 pengungsi. Sementara itu, tempat tinggal 188 korban lainnya masih belum diketahui.

Laporan itu juga mengungkapkan bahwa 1.212 korban tewas dalam penembakan rezim, 1077 tewas dalam penembakan, 604 tewas di bawah siksaan di penjara rezim, 311 terbunuh oleh penembak jitu, dan 205 terbunuh karena pengepungan dan kurangnya perawatan medis.

142 pengungsi juga tewas dalam pemboman, sementara 92 lainnya dibunuh oleh rezim dan milisinya dalam eksekusi lapangan. 87 pengungsi tewas dalam keadaan yang tidak diketahui, 52 tenggelam saat melarikan diri ke Eropa, dan 315 lainnya dibunuh dengan cara lain, termasuk eksekusi, pembakaran, dan mati lemas.

Share:

Comments

comments