Partai Sayap Kanan Unggul, Netanyahu Kembali Menangi Pemilu Israel

Spirit of Aqsa – Yerusalem | Komite Pemilu Pusat (CEC) menyebutkan bahwa partai Likud dan partai Black and white (Biru-Putih) masing-masing tampaknya telah memenangkan kurang lebih 36 kursi di parlemen Israel dari 97,3% tempat pemungutan suara pada hari Rabu 10 April 2019.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu Kembali memperoleh masa jabatan kelima berturut-turut sebagai perdana menteri dan memiliki mayoritas dukungan untuk membentuk pemerintah koalisi sayap kanan.

Pada Rabu dini hari, Netanyahu berkata, “Ini adalah pencapaian yang tak terbayangkan.”
Netanyahu membenarkan bahwa dia sudah memulai pembicaraan dengan para pemimpin partai sayap kanan Israel dan bahwa “hampir semua dari mereka secara terbuka menyatakan bahwa mereka akan merekomendasikan dia untuk membentuk pemerintahan baru.”

Dia mencatat, “Akan ada pemerintahan sayap kanan, tetapi saya bermaksud menjadi perdana menteri semua warga Israel, kanan dan kiri, Yahudi dan non-Yahudi.”

Sejauh ini, Netanyahu Likud dan Partai Biru-Putih Benny Gantz tampaknya masing-masing memiliki 36 kursi, sementara partai ultra-Ortodoks Shas dan United Torah Judaism masing-masing memenangkan delapan kursi, dan partai Buruh Israel hanya memenangkan enam kursi.

Hasil saat ini menempatkan blok sayap kanan di posisi teratas dengan 65 kursi, sedangkan blok sayap kiri berdiri di 55 kursi.

Partai Likud yang mengusung Netanyahu sebagai perdana menteri meraih 37 kursi di parlemen (Knesset). Sedangkan Partai Biru Putih yang mencalonkan Benny Gantz meraih 36 kursi.

“Ini adalah malam kemenangan kolosal,” kata Netanyahu kepada para pendukung di markas Partai Likud.

Netanyahu yang berusia 69 tahun menjadi perdana menteri dengan masa kepemimpinan terlama dalam 71 tahun sejarah Israel yang berkuasa sejak 2009.

Kemenangan Netanyahu ini bisa membawa dampak lanjutan. Terutama terhadap bangsa Palestina. Sebab, dia berjanji bakal menguasai pemukiman Yahudi di Tepi Barat jika terpilih kembali.

Share:

Comments

comments