6 Gugur dan Puluhan Terluka Akibat Penggunaan Gas Mematikan

Spirit of Aqsa – Gaza| Kementerian Kesehatan Palestina mengungkapkan bahwa pasukan penjajah Zionis dalam menekan pawai aksi kepulangan di Jalur Gaza, menggunakan berbagai jenis peluru organik dan bom gas mematikan yang tak dikenal dan tidak berkode yang menyebabkan buruknya kondisi kesehatan para korban.

Juru Bicara Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza, Ashraf al-Qudra, dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada hari Senin (8/4/2019), mengatakan, “Penjajah Israel telah mengembangkan metode represif dengan menggunakan bom gas logam dan berkepala alat untuk membunuh dan melukai sehingga menyebabkan 6 warga gugur, termasuk 4 anak-anak dan melukai puluhan lainnya dengan luka yang berbeda-beda.”


Dia menegaskan bahwa sifat dari cedera korban di pawai kepulangan dan pembebasan blokade yang sampai di rumah sakit, setelah mengalami serangan meriam gas menjajah Israel, menunjukkan adanya niat dari penjajah israel untuk membunuh dan melukai korban.

Dia mengatakan, “Pasukan penjajah Israel menggunakan senjata yang mematikan dalam menghadapi warga sipil di pebatasan timur Jalur Gaza, yang telah menewaskan 271 warga Palestina dan melukai lebih 16.500 lainnya.”

Dia meminta pihak-pihak yang terkait untuk memantau pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan penjajah Israel dan pelanggarannya yang menggunakan alat-alat yang mematikan, melanggar standar yang berlaku.(PIC)

Share:

Comments

comments