Israel Kembalikan Jasad Gadis Palestina yang Ditembak Mati Pada 30 Januari

Spirit of Aqsa – Ramallah | Pihak penjajah Israel baru mengembalikan mayat Samah Mubarak remaja putri Palestina berusia 16 tahun yang telah gugur syahid ke keluarganya, pada Jumat malam 8/3, di Ramallah, Tepi Barat terjajah.

Pasukan penjajah Israel telah menembak mati Samah Mubarak, pada 30 Januari 2019 di pos pemeriksaan al-Zaayim, jalan menuju pintu masuk permukiman ilegal Israel Maale Adumim, di sebelah timur Yerusalem.

Israel telah menahan jasad Mubarak sejak penembakan itu. Pasukan Israel menembak ditempat karena diduga membawa pisau untuk melakukan penikaman terhadap tentara Israel namun setelah diperiksa tidak ditemukan senjata tajam kecuali buku-buku pelajaran di dalam tas nya.

Penjajah Israel telah lama memiliki tempat menahan jasad-jasad warga Palestina dengan nama “kuburan untuk musuh yang mati,” juga disebut sebagai “kuburan angka,” di mana warga Palestina yang terbunuh ditahan di kuburan tanpa nama namun hanya ditandai dengan angka.

Penjajah Israel secara dramatis meningkatkan peraturannya untuk menahan jasad yang telah dibunuhnya sejak awal gelombang perlawanan di wilayah Palestina terjajah pada Oktober 2015.

Sebuah pernyataan bersama yang dirilis pada 2016 oleh Addameer dan kelompok hak minoritas Israel, mengecam praktik zionis IsraelĀ  yang menahan jasad warga Palestina sebagai bentuk “pelanggaran berat hukum humaniter internasional serta hukum HAM internasional, termasuk pelanggaran hak untuk kebebasan beragama,” dan hak untuk mempraktikkan budaya.”

Share:

Comments

comments