Netanyahu dalam Kampanyenya Janjikan Perluasan Hunian Baru di Tepi Barat

Spirit of Aqsa – Tel Aviv | Perdana Menteri penjajah Israel, Benjamin Metanyahu, telah memulai kegiatan kampenyenya untuk menyambut Pemilu yang akan berlangsung pada April mendatang. Pemimpin Partai Likud tersebut menyerang dengan keras lawan politiknya Benny Gantz.

Setelah 13 tahun menjadi Perdana Menteri penjajah Israel, Netanyahu kembali mencalonkan dirinya lagi untuk periode yang ke lima. Pemilu legislatif tersebut akan berlangsung pada tanggal 09 April mendatang.

Dalam jejak pendapat terbaru, Netanyahu berada di bawah posisi pesaingnya, Benny Ganz.

Pada kampenye yang berlangsung di kota Ramat Gan, Tel Aviv, Netanyahu menjanjikan akan mempertahankan hunian ilegal Israel yang dibangun di Tepi Barat.

Pernyataan tersebut bertujuan melawan kebijakan lawan politiknya yang menyebutkan akan melepas beberapa permukiman ilegal Israel yang berada di Tepi Barat.

Dalam kampanyenya, Netanyahu juga menjual kedekatannya dengan dua pemimpin negara besar dunia, Donald Trump dan Vladimir Putin.

Perluasan permukiman ilegal Israel di Tepi Barat mendapatkan pertentangan keras dari dunia internasional. Menurut Undang-Undang internasional, aktivitas Israel tersebut dianggap ilegal dan tidak sesuai dengan konsensus internasional.

Share:

Comments

comments