Melawan Normalisasi, 15 Korban Akibat Represif Penjajah Israel

Spirit of Aqsa – Gaza  | Sejumlah warga Palestina mengalami luka-luka dalam Aksi Kepulangan Akbar akibat tindakan represif penjajah Israel di Gaza Timur, Jumat, (5/1).

Kementrian Kesehatan mengungkapkan, sebanyak 15 warga mengalami luka tembak, dan puluhan lainnya mengalami gangguan pernapasan akibat gas air mata yang ditembakkan ke arah warga yang melakukan aksi tersebut.

Sebuah bukti kebiadaban mereka, aktivis kemanusiaan pun menjadi sasaran. Di antara korban itu, terdapat tujuh tim medis lapangan dan jurnalis.

Seorang saksi mata yang tak mau disebutkan namanya mengungkapkan, pasukan penjajah Israel menembaki para warga yang melakukan aksi tersebut dengan gas air mata dan peluru tajam.

Diketahui, warga Palestina berdatangan ke sejumlah kamp aksi kepulangan di Gaza Timur, untuk berpartisipasi dalam Aksi Kepulangan Akbar ke 41, yang mengambil tema “Melawan Normalisasi.”

Aksi yang diadakan setiap hari Jumat tersebut adalah untuk menegaskan penolakan mutlak terhadap entitas penjajah Israel, dan membuka kota-kota Arab dan Islam bagi para pemimpin kriminal.

Komite nasional Aksi Kepulangan Akbar menyerukan kepada segenap warga Palestina untuk berpartisipasi dalam agenda Jumat tersebut untuk menolak kejahatan normalisasi dan menegaskan pemboikotan kepada entitas penjajah Israel.

Komite juga menegaskan bahwa maksud diadakannya aksi setiap pekan adalah perjuangan meraih tujuan dan mengokohkan perlawanan terhadap penjajah.

Share:

Comments

comments