Tak Hanya Anak-Anak, Penjajah Israel Juga Aniaya Aktivis

Spirit of Aqsa, Palestina – Pasukan penjajah Israel menyerang para aktivis Palestina yang melakukan aksi damai di dekat RS. Hadassah, Yerusalem. Rumah sakit tersebut adalah tempat di mana tahanan Samer al-Arabeed saat ini ditahan dalam keadaan koma pasca mengalami pemukulan oleh interogator Israel.

Pasukan penjajah Israel dengan kejam menyerang para demonstran Palestina dan menangkap dua dari mereka.

Puluhan aktivis Palestina melakukan aksi duduk di jalan kota Yerusalem sebagai solidaritas terhadap al-Arabeed. Mereka juga memprotes kebijakan agresif yang dilakukan terhadap para tahanan Palestina di penjara-penjara Israel.

Para aktivis menekankan bahwa al-Arabeed membutuhkan perawatan medis yang mendesak dan nyata. Apa yang ia alami menunjukkan bahwa Dinas Penjara Israel tidak memberikan perawatan medis yang ia butuhkan.

Mereka juga menuntut agar semua interogator Israel yang menyerangnya diadili.

Tak hanya itu, sekelompok pemukim ilegal Israel memukuli tiga anak Palestina di Tel Rumeida, dekat pemukiman ilegal Ramat Yeshai. Berdasarkan laporan wartawan lokal, pemukin ilegal itu mengerang tiga putra Tayseer Abu Eisha, yang berusia antara 11 dan 13 tahun di depan rumah mereka.

Rumah Abu Eisha terletak di dalam perbatasan permukiman ilegal. Keluarganya terus-menerus dilecehkan dan diserang oleh pemukim ilegal yang tinggal di daerah itu. Perlakuan pemukim ini merupakan upaya untuk memaksa keluarga Abu Eisha agar meninggalkan rumah mereka.

Pasukan penjajah Israel kerap memberikan perlindungan atas tindak kriminal yang dilakukan para pemukim. Di kota Nablus yang diduduki, pasukan pendudukan Israel menangkap 13 warga Palestina dan mengklaim bahwa mereka berpartisipasi dalam aksi perlawanan rakyat terhadap para pemukim.

Awal tahun ini, Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan PBB (OCHA) mencatat bahwa “sejak awal 2019, rata-rata serangan pemukim terjadi setiap dua pekan.” Akibatnya, “korban dari warga Palestina atau kerusakan harta benda tidak bisa dihindari.” Setidaknya, “terjadi peningkatan 40 dan 133 persen, dibandingkan dengan rata-rata dua mingguan pada 2018 dan 2017.”

Share:

Comments

comments