Pemukin Ilegal Israel Aniaya Anak Palestina

Spirit of Aqsa, Hebron – Sekelompok pemukim ilegal Israel memukuli tiga anak Palestina di Tel Rumeida, dekat pemukiman ilegal Ramat Yeshai. Berdasarkan laporan wartawan lokal, pemukin ilegal itu mengerang tiga putra Tayseer Abu Eisha, yang berusia antara 11 dan 13 tahun di depan rumah mereka.

Rumah Abu Eisha terletak di dalam perbatasan permukiman ilegal. Keluarganya terus-menerus dilecehkan dan diserang oleh pemukim ilegal yang tinggal di daerah itu. Perlakuan pemukim ini merupakan upaya untuk memaksa keluarga Abu Eisha agar meninggalkan rumah mereka.

Pasukan penjajah Israel kerap memberikan perlindungan atas tindak kriminal yang dilakukan para pemukim. Di kota Nablus yang diduduki, pasukan pendudukan Israel menangkap 13 warga Palestina dan mengklaim bahwa mereka berpartisipasi dalam aksi perlawanan rakyat terhadap para pemukim.

Awal tahun ini, Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan PBB (OCHA) mencatat bahwa “sejak awal 2019, rata-rata serangan pemukim terjadi setiap dua pekan.” Akibatnya, “korban dari warga Palestina atau kerusakan harta benda tidak bisa dihindari.” Setidaknya, “terjadi peningkatan 40 dan 133 persen, dibandingkan dengan rata-rata dua mingguan pada 2018 dan 2017.”

Share:

Comments

comments