Anies Baswedan Terima Delegasi Imam Palestina di Balai Kota

Spirit of aqsa, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan hari Kamis pagi (2/5) menerima kunjungan delegasi Imam-imam Palestina di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan. Dalam sambutannya, Anies Baswedan mengucapkan empatinya kepada perjuangan dan kesabaran masyarakat Palestina.

“Kami menyambut Anda bukan semata-mata sebagai Imam, tapi sebagai saudara dekat. Kenapa, karena kami juga pernah dijajah. Kami tahu rasa sakitnya dijajah dan dihinakan. Dan seperti Anda juga, kami memulai perjuangan melawan penjajah dengan ilmu dan pendidikan,” ujar Anies sebagaimana dikutip laman Sahabat Al Aqsha , Kamis (2/5).

Selama Anies menempuh pendidikan di Amerika ia juga mempunyai banyak teman yang berasal dari Palestina. Ia menjelaskan, Palestina merupakan negara dengan jumlah doktor terbanyak di dunia.

“Waktu di Amerika saya punya banyak teman Palestina. Saya jadi tahu, Palestina adalah di antara bangsa yang jumlah doktornya terbanyak di dunia,” tuturnya.

Mantan rektor universitas Paramadina itu berharap dengan datangnya delegasi dari Palestina akan mempererat tali silaturahmi antara Indonesia dengan Palestina. Indonesia juga akan ikut berjuang untuk membantu perjuangan Palestina sampai merdeka.

“Selamat datang di Jakarta, selamat datang di Indonesia. Selamat memperkuat persaudaraan antara rakyat Indonesia dan Palestina, Komitmen kami kepada perjuangan Palestina bukan basa-basi. Kami akan selalu bersama kalian, siap mendukung perjuangan kalian sampai kapanpun, sampai Baitul Maqdis dan Masjidil Aqsha merdeka,” ungkapnya.

Sementara itu, Prof. Abd Al-Fattah El-Awaisi, Pendiri dan Direktur Akademi Riset Baitul Maqdis (ISRA) yang berpusat di Istanbul dalam rombongan itu, menawarkan Gubernur DKI Jakarta untuk memimpin Simposium Ilmiah Internasional di Jakarta yang menjadikan kota Baitul Maqdis sebagai model kehidupan bersama multikultural.

“Sebaliknya, Baitul Maqdis menawarkan kepada Jakarta untuk mempelajari sejarah hidupnya selama 1.156 tahun sebagai pusat perdamaian dunia. Jika berkenan, Pak Gubernur kami harapkan memimpin Simposium Ilmiah Internasional di Jakarta yang menjadikan kota Baitul Maqdis sebagai model kehidupan bersama multikultural yang panjang berdasarkan keadilan dan ketaqwaan,” ujar Prof Abd Fattah El-Awaisi.

Ikut hadir dalam acara itu, Prof. Abd Al-Fattah El-Awaisi, Pendiri dan Direktur Akademi Riset Baitul Maqdis (ISRA) yang berpusat di Istanbul, Pengurus Yayasan Sahabat Al-Aqsha, Direktur ISA (Institut Al-Aqsa untuk Riset Perdamaian), Para Penerjemah Sahabat Al-Aqsha, dan Hendra Hidayat, Kepala Biro Pendidikan Mental dan Spiritual DKI Jakarta.

Sebagaimana diketahui, sebanyak 16 imam asal Palestina akan berada di Indonesia dalam program Jaringan Silaturrahim Keluarga-keluarga Indonesia-Palestina (SIRAMAN MANIS), yang diselenggarakan oleh Sahabat Al Aqsha. Selama bulan Ramadhan ini mereka akan bersilaturrahmi dengan masyarakat Indonesia dan menjadi imam di masjid-masjid di lebih dari 20 kota dan kabupaten di Indonesia, kata Ardhi dari Sahabat Al Aqsha.

“Temuilah sebanyak mungkin rakyat Indonesia. Tinggalkan jejak kebaikan sebanyak mungkin, dan jadikanlah ini Ramadhan terbaik untuk mereka,” demikian pesan Anies Baswedan kepada para imam-imam Palestina.

Share:

Comments

comments