96 Warga Palestina Terluka Tembak di Perbatasan Gaza

Spirit of Aqsa|Gaza – Puluhan peserta aksi pawai pada Jum’at (1/11/2019) terluka akibat tindakan represif yang dilakukan oleh pasukan penjajah Israel terhadap para peserta pawai kepulangan akbar (Great March of Return). Ini merupakan aksi yang ke-81 yang dilakukan warga Palestina di sepanjang perbatasan timur Jalur Gaza.

Kementerian Kesehatan Palestina di Jalur Gaza mengatakan, 96 orang luka-luka dengan kondisi yang berbeda-beda. Sebanyak 57 terluka tembak peluru tajam.

Ribuan pengunjuk rasa pada hari Jumat tiba di daerah perbatasan timur Jalur Gaza untuk ambil bagian dalam pawai ke-81, yang bertujuan untuk menuntut hak kembali dan menghancurkan blokade Jalur Gaza. Pawai kali ini mengusung tema pawai kembali dan menghancurkan pengepungan yang berjudul “Fall of the Balfour Declaration”, yang digelar di lima kamp pawai yang tersebar di sepanjang perbatasan timur Jalur Gaza.

Komisi Tinggi Nasional untuk Pawai Kepulangan, dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada hari Jum’at, menyerukan partisipasi warga seluas-luasnya dalam aksi pawai “Fall of the Balfour Declaration” ini.

Pawai ini digelar bersamaan dengan peringatan 102 tahun Deklarasi Balfour, sekaligus untuk menegaskan komitmen rakyat Palestina untuk mempertahankan hak mereka untuk kembali ke tanah mereka dan untuk menegaskan ketidakabsahan janji Balfour.

Komisi Tinggi Nasional untuk Pawai Kepulangan menegaskan bahwa peringatan ini harus menjadi “hari mobilitas perjuangan nasional di semua tempat di mana rakyat Palestina berada. Manjadi hari pawai dan unjuk rasa di kota-kota besar dunia khususnya di depan kedutaan besar Zionis dan Inggris.”

Sejak 30 Maret 2018, warga Palestina berbondong-bondong ke wilayah perbatasan timur Jalur Gaza untuk menuntut hak kembali para pengungsi Palestina ke kota-kota dan desa-desa tempat asal mereka diusir pada tahun 1948 dan untuk menghancurkan blokade di Gaza.

Pasukan penjajah Israel selalu bertindak repesif terhadap para peserta pawai damai dengan kekerasan dan brutal. Mereka menembaki peserta pawai dengan peluru tajam, gas beracun dan gas air mata, yang mengakibatkan ratusan peserta aksi gugur dan ribuan lainnya terluka.

Sejak awal pawai, sudah 327 warga Palestina gugur; 15 di antaranya jasadnya masih ditahan pihak penjajah Israel. Sementara itu 31 ribu lainnya terluka. (PIC)

Share:

Comments

comments