Penjajah Israel Paksa Keluarga Palestina Hancurkan Rumahnya Sendiri

Spirit of Aqsa| Al-Quds – Penjajah Zionis memaksa satu keluarga asal Golan, distrik Arah di wilayah jajahan Palestina 48 untuk menghancurkan rumahnya sendiri, menyusul keputusan pengadilan pemerintah Israel yang menolak pembatalan perintah penggusuran rumah tersebut.

Pemilik rumah, Daliah Jaber Golani seorang ibu dari ke 4 anaknya yang masih kecil-kecil mengatakan, dirinya terpaksa menghancurkan rumahnya sendiri, setelah ditekan oleh pihak internal maupun eksternal dan setelah pihak pengadilan menolak permohonan keluarga agar perintah penggusuran dibekukan.

Ia mengatakan, saat ini keluarganya sedang mencari rumah sewaan demi menmpung anak-anak dan suaminya. Walau kami telah membeli tanah dan rumah tersebut dan hidup selama puluhan tahun lamanya.

Menurut sumber di lapangan, pasukan Israel sebelumnya, menyerbu kawasan Bir Aunah, dan menutupnya secara ketat, melarang masuk dan keluar bagi warga, dan kemudian mulai melakukan penggusuran barak-barak milik Muhammad Musa Razinah untuk kedua kalinya secara berturut-turut, dan bangunan rumah milik Daud Ghanim, dengan dalih tak memiliki ijin bangunan.

Sejumlah sumber menyebutkan, dua bulan sebelumnya, barak milik Razinah pernah digusur Israel, padahal tanah tersebut memiliki sertifikat khusus, dan girik kepemilikan.

Kawasan Bir Aunah sejak beberapa waktu lalu menjadi sasaran serangan pasukan Israel, dan penggusuran barak-barak dan bangunan hunian, dengan tujuan mengosongkan kawasan dari penduduk Palestina, untuk kemudian dibangun permukiman zionis.

Penggusuran dilakukan penjajah zionis hampir di semua kawasan Tepi Barat Palestina, di samping pengusiran paksa dan pengosongan wilayah dari warga Palestina, kebijakan ini melanggar semua kesepakatan dan hukum internasional.(PIC?

 

 

Share:

Comments

comments