Imigran Ilegal Yahudi Tebang Ratusan Pohon Zaitun Warga Palestina

Spirit of Aqsa, Ramallah – Keberingasan warga Yahudi di Tepi Barat Sungai Yordan (West Bank) tak juga surut. Perkebunan milik warga Palestina pun menjadi sasaran kebengisan warga Yahudi.

Pemukim Yahudi pada Rabu (1/5) menebang lebih dari 150 pohon zaitun yang sedang berbuah milik warga Desa Burqa, di sebelah timur Ramallah di Tepi Barat Sungai Jordan. Padahal, pohon itu juga menjadi sumber penghasilan warga Palestina.

Beberapa sumber lokal menegaskan, bahwa banyak warga Yahudi dari suatu permukiman tidak sah yang berdekatan, di bawah perlindungan ketat militer Israel, merobohkan dan menghancurkan pohon zaitun milik warga Desa Burqa. Ibrahim Kan’an, seorang petani lokal yang pohon zaitunnya dihancurkan, mengatakan,  pemukim Yahudi berusaha menyerang saat ia sedang menggarap lahannya dua hari sebelumnya.

Kekerasan oleh pemukim Yahudi terhadap orang Palestina dan harta mereka rutin terjadi di Tepi Barat . Pelakunya jarang dihukum oleh penguasa Israel, kata Kantor Berita Palestina, WAFA, sebagaimana dilaporkan Antara, Kamis siang (2/5).

Baca Juga:  Dua Juta Warga Palestina Mengungsi di Yordania

Kekerasan tersebut antara lain meliputi pembakaran harta dan masjid, pelemparan batu, penebangan tanaman,  dan pohon zaitun. Bahkan terjadi juga serangan terhadap rumah yang rentan.

Antara 500.000 dan 600.000 orang Yahudi tinggal di permukiman khusus buat orang Yahudi di seluruh wilayah pendudukan Al-Quds (Jerusalem) Timur dan Tepi Barat. Tindakan ini merupakan pelanggaran terhadap hukum internasional.

Semua permukiman di seluruh Tepi Barat tidak sah berdasarkan hukum internasional, terutama pasal 49 Konvensi Jenewa Keempat. Pasal itu menyebutkan, bahwa kekuatan pendudukan tak boleh mendeportasi atau memindahkan bagian penduduk sipilnya sendiri ke dalam wilayah yang didudukinya.

Share:

Comments

comments