Tahanan Palestina: Penjajah Israel Ingin Membakar dan Membunuh Kami

Spirit of Aqsa – Negev | Otoritas Penjara Ktz’iot memasang perangkat pengacau yang menyebabkan para tahanan Palestina yang mendekam di dalamnya sakit kepala yang teramat parah.

Tujuh perangkat pengacau ditempatkan di Divisi 3 penjara dan delapan lagi dipasang di Divisi 4 di atas sel tahanan. Perangkat menghasilkan radiasi yang kuat dan menghentikan sinyal radio dan televisi yang memasuki ke daerah tersebut.

Kamis (28/02/2019), tahanan Palestina juga mengakui bahwa setelah sel-sel mereka diserbu, pasukan penjajah Israel lalu membakar harta benda para tahanan di depan mereka.

Akibatnya, tahanan menolak untuk menyelesaikan tugas sehari-hari mereka termasuk membersihkan unit-unit penjara.

Gerakan Tahanan Palestina memperingatkan bahwa penjajah berusaha “membakar  dan membunuh kita melalui perangkat tersebut. Kami akan melawan mereka dengan cara apa pun.”

Gerakan itu mengatakan, “Ancaman negara penjajah untuk menyerang kami tidak membuat kami takut. Tangan besi mereka akan dihadapkan oleh tekad (kami) yang kuat seperti gunung dan sekeras baja. Serangan mereka terhadap usaha kami akan membuat tekad kami lebih kuat. Musuh akan melihat dari ketabahan kami bahwa ancamannya tidak membuat kita takut atau menghalangi kami untuk menolak tirani.”

“Jika perlu mati, kami akan memilih untuk mati dengan cara yang dihargai oleh orang bebas. Pendudukan mengerahkan segala bentuk kriminalitas dan pelecehan terhadap kami, termasuk merampas hak kunjungan keluarga ribuan tahanan selama bertahun-tahun. Ini adalah pelanggaran yang jelas terhadap semua hukum internasional dan norma-norma manusia,” tambah gerakan tersebut.

Terletak di gurun Naqab (Negev), Ktz’iot adalah pusat penahanan terbesar di dunia.

Share:

Comments

comments